Investor Kripto Kian Meningkat, Pemerinta Diminta Perketat Izin

Terjadi fenomena di mana investor kripto yang kian meningkat. Hal ini membuat banyak pihak yang meminta pemerintah untuk tidak tinggal diam mengenai kenaikan investor kripto di Indonesia. Jumlah investor kripto yang terus membludak membuat jumlahnya jauh melebihi investor yang ada di pasar modal. Bhima Yudhistira yang merupakan Directur Center of Economics and Law Studies, menyetakan bahwa pemerintah harus langsung terjun mengawasi perdagangan dari aset kripto ini. Mereka harus segera membentuk bursa khusus kripto, sehingga dapat memberikan kepastian mengenai regulasi mengenai investor kripto. “Pemerintah perlu melakukan pengetatan perizinan terhadap penerbitan aset kripto dan juga pembentukan bursa,” ungkap Bhima. Di dalam pembahasan mengenai Rancangan Undang-Undang mengenai Pengembangan dan Penguatan link sbobet┬áSektor Keuangan (RUU PPSK), Bhima mengusulkan kalau sebaiknya perdagangan dari aset kripto ini tetap dianggap sebagai perdagangan komoditas yang diatur oleh Badan pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementrian Perdagangan. Dibandingkan harus memberikan kepercayaan baru ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam ikut mengatur aset kripto. Ia menyebutkan bahwa lebih baik pemerintah memperkuat fungsi dari Bappebti. “Aset kripto baiknya ditetapkan di bawah komoditas bukan sebagai currency atau alat tukar. Maka dari itu aset kripto idealnya di bawah pengawasan Bappebti saja tidak OJK, cuma Bappebti mesti perkuat pengawasan pengaduan dan juga edukasi,” ujar Bhima. Selain itu ia juga menilah bahwa pemerintah juga harus membentuk standardisasi juga pengawasan mengenai infrastruktur perdagangan aset kripto, sehingga ini tidak menimbulkan kegagalan sistem. Yang terakhir, literasi keuangan mengenai investasi dan perdagangan aset kripto haruslah dilakukan juga oleh pemerintah. Apalagi saat ini kripto juga termasuk instrumen investasi yang masih baru. Lukman Leong yang merupakan analis dari DCFX Futures menambahkan bahwa pengawasan dan pemantauan perdagangan kripto haruslah diperkuat oleh pemerintah. Apalagi belakangan ini semakin banyak bermunculan tanggapan negatif mengenai kripto dikalangan investor. Pemerintah diharapkan untuk tidak diam saja mengenai fenomena membludaknya investasi dan perdagangan aset kripto yang ada di Indonesia. “Pemerintah mesti lebih aktif memantau perdagangan kripto, karena bisnis kripto belakangan ini diterpa sentimen negatif dengan tahun ini terjadi penurunan besar pada nilai kripto dan kebangkrutan pemain besar seperti Celcius, 3AC, Terra, dan yang baru-baru ini FTX dan Alameda,” ujar Lukman.